| Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) |
|
Profil IMM | Tipologi dan Perinsip Gerakan IMM Sejarah IMM Kelahiran IMM tidak lepas kaitannya dengan sejarah perjalanan Muhammadiyah, dan juga bisa dianggap sejalan dengan faktor kelahiran Muhammadiyah itu sendiri. Hal ini berarti bahwa setiap hal yang dilakukan Muhammadiyah merupakan perwujudan dari keinginan Muhammadiyah untuk memenuhi cita-cita sesuai dengan kehendak Muhammadiyah dilahirkan. Yang melatarbelakangi kelahiran Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yaitu faktor internal Muhammadiyah dan eksternal yaitu kondisi dinamika organisasi - organisasi mahasiswa saat itu. Kelahiran IMM juga merupakan respond atas persoalan-persoalan keummatan dalam sejarah bangsa ini pada awal kelahiran IMM, sehingga kehadiran IMM sebenarnya merupakan sebuah keha-rusan sejarah. Faktor-faktor problematis dalam persoalan keummatan itu antara lain ialah sebagai berikut (Farid Fathoni, 1990: 102) :
Muhammadiyah adalah organisasi kemasyarakatan yang bersentuhan dengan mahasiswa untuk merealisaasikan hal tersebut. Maka Muhammadiyah mencoba membuat wadah khusus untuk mengembangkan potensi para pemuda/mahasiswa. Menanggapi pentingnya wadah bagi para pemuda/mahasiswa dicetuskanlah pada muktamar Muhammadiyah ke-25 (Kongres Seperempat Abad Kelahiran Muhammadiyah) pada tahun 1936 bertempat di Jakarta. Pada saat itu dicetuskan cita-cita besar Muhammadiyah belum mempunyai Universitas dan perguruan tinggi sendiri. Maksud dan Tujuan IMM Adapun maksud didirikannya IMM adalah :
Tujuan IMM adalah Mengusahakan terbentuknya akedemisi muslim yang berahlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah. |





